Sabtu, 08 Juni 2013

Zona Nyaman = Fase Persimpangan

Mulai dari 9 bulan dalam kandungan, lahir di muka bumi, mulai mendengar tangisan pertama, belajar jalan, kemudian melanjutkan pendidikan, bekerja, menikah, lalu punya anak hingga kembali ke sang pencipta siklus yang akan dilalui setiap manusia.

Masa yang paling menyenangkan untuk setiap manusia, setidaknya hal ini yang juga gue rasain disaat berada di zona nyaman. Fase dimana tidak perlu memikirkan hal serius dalam hidupnya, keadaan yang cenderung hidup bersenang-senang tanpa perlu mengabaikan hal lain.

Zona Nyaman atau Comfort Zone sebuah keadaan dimana bisa bebas melakukan hal yang diinginkan, pergi kesana kemari, mengerjakan sesuatu tidak perduli hal tersebut menguntungkan atau tidak, biasanya ada di dalam suatu periode setelah selesai menempuh pendidikan sebelum masuk dunia pekerjaan, ataupun saat memasuki waktunya melepas masa lajang.

Setiap individu pasti memiliki caranya masing-masing untuk mengisi waktu saat dirinya ada di zona nyaman, baik itu positif maupun negatif, baik itu menguntungkan ataupun tidak.

Pertentangan hati kemudian akan menggelora ketika waktu yang tidak mengizinkan untuk selalu berada di zona nyaman, ketika hidup terus berjalan, menatap kedepan atau tetap ada di persimpangan..

Lalu kemudian timbul pertanyaan yang mungkin cukup menggelitik, mampukah kita keluar dari zona nyaman? Apakah kita akan selamanya ada di zona nyaman? Entahlah..

Selesai....

-Balada Penulis Amatir-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar