Kamis, 14 November 2013

Enough ( Semua berakhir disini.... )

Buat apa memperjuangkan orang lain yang di waktu bersamaan orang yang diperjuangin justru memperjuangkan orang lain, kamu sehat?

Setiap menjalin suatu hubungan, sudah tentu menginginkan bermuara kepada hal yang baik, dari pacaran pastinya lanjut ke pernikahan, untuk yang pertama dan terakhir kali dalam hidup. Mustahil juga ketika proses pacaran tidak menemui hambatan, kerikil baik kecil maupun besar, bahkan godaan juga kerap kali muncul.

Cinta sejati sewajarnya saling melengkapi, tak pernah berhenti mengingatkan ketika ada yang salah, tak lupa juga mencintai, meyayangi dengan hati. Memiliki keyakinan hati satu sama lain, saling percaya, komunikasi intens bisa menjadi pelengkap semuanya.

Mulut dan hati kerap kali tak mau berdamai, masih sekuat tenaga menghibur diri, pandangan mata berusaha menyakinkan akan ada cerita indah tatkala hati masih bergemuruh atas nama cinta. Walaupun sebenarnya, ini semua udah gak sehat, tidak layak diteruskan, tunggu apalagi? Apa yang masih memberatkan kamu?

Dan seakan tidak ingin semuanya berlarut, mulut pun berucap dengan getir, "Mau sampai kapan seperti ini terus? Jangan terbisu dengan manisnya perkataan yang tak bisa terbukti, jangan terdiam hanya dengan semua mimpi dan angan yang tak mampu terwujud"

Mau tidak mau karena ini berwujud sebuah kenyataan, sudah saatnya logika harus lebih bertahta dari yang namanya Cinta. Aku dan Kamu Yang tidak pernah menjadi Kita.

Selesai...

-Balada Penulis Amatir-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar