Sabtu, 09 November 2013

Karma, selalu ada…

Berbuat baiklah kepada siapapun, termasuk orang yang sudah membuat kamu terluka sekalipun, jika ada orang yang jahat sama kamu cukup doakan. –Ibu-

Sudah barang tentu, begitu pertama kali mendengar atau membaca kata “Karma” tidak jarang aliran negatif mengalir, hal yang buruk terekam, hingga sesuatu yang tidak baik terkandung dalam kata “Karma” . Bahkan sering kali juga terkesan seperti mendoakan terhadap apa yang sudah terjadi sebelumnya untuk mengalami hal yang sama atau bahkan lebih.

Niat baik pastinya akan membuahkan hasil yang baik pula, begitupula sebaliknya jangan sekalipun ada niatan untuk melakukan niat buruk untuk orang lain, apapun alasannya niscaya jawaban dari niat itu akan berujung tak baik. “Kalo enggak mau dicubit, jangan lebih dulu mencubit” klise memang tapi itu yang kerap terjadi dari analogi kecil “Karma” yang sering kali menjadi pembicaraan.

Sah-sah saja bila kemudian ada yang menganggap “Karma” itu tidak ada, hanya sebatas sugest atau malah hanya guyonan semata.Satu hal yang perlu ditarik garis jangan kemudian menjadikan “Karma” sebagai sebuah doa, umpatan maupun sumpah serapah untuk orang lain, karena selalu percaya Tuhan itu Maha Asyik, ketika ucapan bisa menjadi sebuah doa yang di penuhi Tuhan, maka akan lebih baik mendoakan untuk menjadi baik.

Karena tanpa perlu menjadi sebuah doa, karma selalu ada…. 

Selesai...

-Balada Penulis Amatir-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar