6 bulan kemudian, mereka menikah, si cowok dengan berani mengajak kedua orangtuanya melamar sang pujaan hati oleh orang tuanya, setelah 4 bulan sebelumnya memutuskan kerja sambil kuliah, mungkin ini rejeki sebelum menikah, sekaligus kabar baik tidak butuh waktu lama langsung dipercaya menjadi supervisor sebuah perusahaan sepeda motor terkemuka, tanpa harus menelantarkan kuliah yang kemudian dialihkan di waktu malam hari. Mereka bahagia, hingga pada waktunya tiba, wisuda bertiga, iya bersama titipan Tuhan yang dengan segala rencana indahnya mengatur semua ini.
Di sudut yang lain…
7 tahun
pacaran, sejak masa SMA, awalnya menyangka ini hanya cinta sesaat, kisah kasih
putih abu-abu, saling melempar senyum, berkirim salam, ke kantin bareng,
kemudian berlanjut hingga lulus. Di tingkat perguruan tinggi, memutuskan kuliah
satu kampus, kompak dalam memilih jurusan, sampai berada di satu kelas yang
sama hanya untuk sebuah yang diyakini, bernama cinta.
Pada saat waktunya datang, memakai baju kebesaran dengan warna senada, tiba di gedung pertemuan wisuda saling bergandengan, hingga untuk urutan di pindahkan tali dari kanan ke kiri pun mereka bersebelahan. Tidak lupa untuk mengabadikan semua moment itu, siapa yang menyangka itu menjadi foto terakhir mereka berdua. Sang arjuna mengalami kecelakaan, mobil yang ditumpanginya dihantam dengan kerasnya oleh truck yang melaju kencang menorobos lampu perlintasan dalam tanda menyala merah, sepulangnya dari mendapatkan gelar S.KOM, setibanya dirumah gelar itu bertambah dengan gelar keabadian (alm)
Gak ada sayang yang berlebih, tidak ada pula namanya pertemuan yang singkat, semua itu berbalut indah lima huruf, CINTA. Nikmatin, jalanin, kalo udah tidak kuat silahkan akhirin, masih banyak hal yang bisa dikerjain. Sesimple itu sebenarnya..
Pertemuan dan perpisahan sudah ditakdirkan akan selalu berpasangan, menjadi satu paket yang saling melengkapi, layaknya keyboard yang bergandengan dengan mouse, layaknya ban yang jika tidak menempel dalam kendaraan tidak akan berfungsi normal, Seperti sebatang rokok jika tidak ada pemicu api / korek tidak bisa dirasakan kenikmatannya.
Usaha boleh dengan giat, tapi haruslah tetap di ingat, ada yg lebih punya kuasa, dia (sang pencipta). Tuhhh kan bener, mau kaya apapun kamu dijodohin, dikenalin, kalo belom jodoh mah, ya enggak akan nyatu. Buktinya sekarang kamu masih sama aku kan?
Pada saat waktunya datang, memakai baju kebesaran dengan warna senada, tiba di gedung pertemuan wisuda saling bergandengan, hingga untuk urutan di pindahkan tali dari kanan ke kiri pun mereka bersebelahan. Tidak lupa untuk mengabadikan semua moment itu, siapa yang menyangka itu menjadi foto terakhir mereka berdua. Sang arjuna mengalami kecelakaan, mobil yang ditumpanginya dihantam dengan kerasnya oleh truck yang melaju kencang menorobos lampu perlintasan dalam tanda menyala merah, sepulangnya dari mendapatkan gelar S.KOM, setibanya dirumah gelar itu bertambah dengan gelar keabadian (alm)
Gak ada sayang yang berlebih, tidak ada pula namanya pertemuan yang singkat, semua itu berbalut indah lima huruf, CINTA. Nikmatin, jalanin, kalo udah tidak kuat silahkan akhirin, masih banyak hal yang bisa dikerjain. Sesimple itu sebenarnya..
Pertemuan dan perpisahan sudah ditakdirkan akan selalu berpasangan, menjadi satu paket yang saling melengkapi, layaknya keyboard yang bergandengan dengan mouse, layaknya ban yang jika tidak menempel dalam kendaraan tidak akan berfungsi normal, Seperti sebatang rokok jika tidak ada pemicu api / korek tidak bisa dirasakan kenikmatannya.
Usaha boleh dengan giat, tapi haruslah tetap di ingat, ada yg lebih punya kuasa, dia (sang pencipta). Tuhhh kan bener, mau kaya apapun kamu dijodohin, dikenalin, kalo belom jodoh mah, ya enggak akan nyatu. Buktinya sekarang kamu masih sama aku kan?
-Balada Penulis Amatir-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar